selamat buat pengantin baru

selamat buat pengantin baru yang telah melaksanakan aqad nikah di tempat masing-masing :P

ahmad jum’a khatib (otib seksi) dan fatimah azzahra (alo)

syahrizal (jalil) dan istri (belom tau namanye)

buat teman-teman, kalo ada info tambahan tentang tulisan ini, tolong edit ya, tengkyu

kenapa malaysia arogan

 

suasana menjelang idul fitri tahun ini cukup panas, bukan cuma cuacanya, termasuk juga berbagai permasalahan di dalam negri. salah satunya adalah masalah kita dengan malaysia yang lagi-lagi terjadi.

berita terakhir menyebutkan bahwa istri atase pendidikan kita ditangkap sebagai illegal immigrant walaupun beliau sudah menunjukkan kartu diplomat, belum lagi ketua PPI Universitas Malaya yang rumahnya diobrak-abrik pasukan RELA, padahal masih banyak masalah-masalah sebelumnya diantara kedua negara yang belum terselesaikan. contohnya kasus Nirmala Bonat, dari jaman saya kuliah di malaysia, sampai sekarang punya anak, kasus itu belum selesai juga.

orang melayu malaysia harus kita beri perhatian khusus, bukan karena mereka orang melayu, tapi karena merekalah yang mengisi pos-pos penting di dalam kehidupan bernegara malaysia. sehingga hampir semua kebijakan negara, mereka yang mengeluarkan. penting bagi kita untuk mengetahui karakter orang melayu malaysia sebelum kita mengambil tindakan. pengalaman saya tinggal di sana, dalam hal politik, orang cina dan india cuma punya peran yang sangat sedikit kalau tidak mau dibilang tidak ada sama sekali.

yang saya perhatikan ketika tinggal di malaysia selama 5 tahun, orang melayu disini menganggap diri mereka seperti “the choosen community”. mereka selalu merasa spesial, selalu diatas, selalu menang dan tidak ingin kalah. kalo boleh saya bilang, tabiat mereka hampir mirip-mirip orang yahudi dengan konsep “umat pilihan” mereka P

kenapa bisa seperti itu, padahal orang melayu malaysia itu keturunan suku-suku di indonesia, seperti suku minang, bugis, jawa, bawean, madura, dll, yang kalo di indonesia bisa menerima perbedaan pendapat dan kehendak? kenapa mereka bisa begitu arogan? kenapa mereka tidak mempunyai semangat yang sama dengan saudara-saudara se-suku mereka yang di indonesia?

jawabannya menurut saya cuma satu, mereka memang sudah terprogram seperti itu. artikel 153 dalam konstitusi malaysia menyebutkan bahwa orang melayu mempunyai hak khusus sebagai orang bumiputra. padahal mereka juga pendatang, makanya di malaysia ada juga orang aborigin yang dikenal dengan “orang asli”. hak-hak ini menyangkut pemberian kuota khusus kepada mereka untuk jadi pegawai negri, untuk dapat beasiswa ke luar negri, untuk belajar di universitas negri, untuk membeli rumah, dll.

makanya jangat kaget, kalau jalan-jalan ke malaysia, lalu lihat iklan jualan condominium, rumah atau apartemen yang memberikan diskon khusus untuk orang bumiputra. salah seorang mantan dosen saya pernah bercerita bahwa dia tidak pernah mendapatkan beasiswa dari pemerintah, padahal dia seorang muslim, tapi dia keturunan india, istilahnya dia bukan melayu totok. ketimpangan sosial ini pernah digambarkan oleh Yasmin Ahmad dalam film-nya “Sepet” dalam sebuah dialog “Orkid (orang melayu) dapat 5A boleh pergi england, Jason (orang cina) yang dapat 7A kenapa tak dapat?” (dialog lebih pas, tonton aja film-nya :P ).

orang melayu malaysia semenjak kecil sudah diajarkan tentang keistimewaan mereka, makanya jangan heran kalau mereka arogan dan selalu ingin menang sendiri. mereka sudah terbuai jauh oleh berbagai macam fasilitas negara yang dikhususkan untuk mereka.

lalu bagaimana kita sebaiknya menyikapi mereka? sebagai sesama muslim, sudah sepatutnya kita mengingatkan mereka. anggaplah mereka sebagai adik yang mulai bandel karena puber P mereka harus kita ingatkan, bahwa kaki mereka masih berpijak di bumi, bukan di langit. kalau menurut saya, pemerintah tidak perlu memutuskan hubungan diplomatik. karena kalau diputus, apa pemerintah indonesia siap menampung berjuta-juta TKI, TKW, pelajar dan juga warga indonesia yang sudah mendapatkan permanent residency apabila pemerintah malaysia nantinya memulangkan mereka?

NGEBAK

Di dn dulu, ada satu istilah yang sangat populer di kalangan santri. “ngebak” alias ngebakso. dari pas gue lulus dn, ampe sekarang, gue masih nyidam yang namanya ngebak di belakang dn, tepatnya di sebelah rumah ustadz mahrus, berdekatan dengan sampah2 sebelah HI. menurut gue, ngebakso di situ uenak buanget. tiap sore para santri berbondong2 bawa indomie, yang bakalan di campur pake bakso.. kalo menu gue nih biasanya, pake indomie kari, terus minta di bubuhin bawang goreng yang buanyak, sawi yang buanyak, and pake tetelan deh. uuuaaaakkkhhhhh…. suedapnya.. oh iyya.. saos sambelnya juga yang banyak..! atau ngga, gue bikin baso ala siomay, alias ga pake aer.

yang bikin gue kangen lagi, setelah ngebak, biasanya gue jalan2 keliling dn.. eh bentar, gue biasanya nongkrong dulu dilapangan basket depan ustadz mahrus, sambel ngenyot es kebo nya ustadz mahrus.. hehe.. having chit chat with my best pals: mia,nurma,mira,mungky,and almarhumah windy.. (win, i really miss you.. wish you could see me being a mom as you were).

hmmm… kira2 tempat ngebak masih buka ga yaaa..? gue kangen nih pengen ngebaso lagi.. gue bukannya rindu ama bakso nya.. tapi gue rindu ama ‘nge’ nya.. (verb) ;)

sorry ya kalo ga penting banget, iseng aja.. hihihihi… tiba2 gue keinget bakso pulak puasa puasa..! ;p

are we legendary?

Omong-omong soal term “legendary-tarikhiyyah”. Gue jadi kebayang sama lambang 24 with crown on it. Kalo gak salah ust. Mardani fix that term for us, karena kita didaulat jadi “kelinci percobaan” kebijakan dn, “menahan” siswa/i kelas 3 Aliyah mukim di pondok, ya kan?

Hmm, pioneer lebih cocok sih, merunut dari kisah, karena kalau “melegenda” itu kan kesannya ternginang-ngiang deh tuh angkatan 24 di seantero dn, sampe 10 or 20 tahun mendatang diceritain turun temurun ke angkatan-angkatan muda. Dan, tidak seperti itu yang kulihat teman-teman, we’re not that legendary! karena kalo iya, bisa dimuat jadi naskah cerita program TV “Legenda” di Trans TV, ya gak pak dede rahman? makanya aku protes sama si bapak umar, menggandeng kata legendary_tarikhiyyah. udah dihapus :P

What about u?

blog angkatan 24

selamat membaca blog angkatan 24, yang mau kontribusi silahkan kirim email ke umay di umarfaridz@yahoo.com.

blog ini bukan blog pribadi, jadi siapapun yang mau kontribusi bakal dijadikan admin juga, biar lebih bebas berekspresi….halah bahasanya :)